ELINS, What is That?


ELINS,nama sebuah Program Study yang selam ini masih berada dibawah Departemen Fisika. Di Indonesia hingga tahun 2006 baru UGM yang membuka Prodi ini. .Prodi Elektronika dan Instrumentasi di UGM berada dibawah Jurusan Fisika Fakultas MIPa [ yaiya lah…]. Jurusan Fisika UGM sendiri saat ini membawahi tiga Prodi antara lain Prodi Geophysic, ELINS, dan Fisika itu sendiri. hal inilah yang selama ini menjadikan Laboratorium Geofisika,Elins,dan Fisika jadi satu di Jl. Sekip Utara Bulaksumur Yogyakarta [so what…??]

Lantas apa yang dipelajari di ELINS itu sendiri?Pada dasarnya ELINS mempunyai beberapa kategori minat bakat. Antara lain:

Sistem Komputer. Anda,para ELINERS akan mempelajari tentang Algoritma pemrograman,sistem basis data secara lebih detail, Sitem Operasi,dan sebagainya. Mungkin minat inilah yang nantinya menjadikan ELINS memisahkan diri menjadi Jurusan baru bersama Ilmu Komputer  dengan nama JIKE [Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika].

Instrumentasi.Inilah yang saya tunggu. Hehehe..dalam dunia instrumentasi kita dituntut ntuk mengerti bagaimana sebuah alat ukur itu bekerja dana bagaimana merancangnya. terbilang cukup sulit, karena pertama kita harus dihadapkan dengan angka-angka  mirip dengan Metodologi Penelitian. Mulai dari Jembatan Wheatstone yang juadul, hingga Osciloskop.

Sistem Cerdas dan Robotika. Kalau minat yang satu ini sangat kental dengan hal-hal yang berbau dunia Mikrokontroler dan AI. terus terang kalau AI saya belum pernah mendapatkannya,tapi saya pernah membaca sekilas  bagaimana kita merancang sebuah sistem AI, semacam memepersingkat proses data menggunakan tiruan neural [saraf]. Untuk mikrokontrolernya banyak implementasinya antara lain sistem sekuritas, robot,dsb. Di ELINS UGM juga ada KSR [ Kelompok Study Robotik] dan setiap ada lomba Robot ELINS selalu memberikan nama yang patut dipertimbangkan.

Lantas besok mau jadi apa?kerja dimana?tenang sob,kemaren saya berbincang-bincang dengan  anak Geofisika [sekedar curhat, dulu waktu saya kelas 2 SMA pengen masuk ke Geofisika,he…]ternyata kalo dalam perindustrian khususnya minyak dan pengeboran minyak. Sangat perlu adanya sebuah Control Engineering agar prosesnya semakin hemat dan terarah. Lah disinilah letaknya,Dmanakah ELINS sibutuhkan. Elins itu waktu kuliah mempelajari Control system dan tiu yang nantinya dipake. Kalo Praktikum Instrumentasi yan mempelajari PLC. PLC banyak digunakan di platform2 pertambangan sebut saja Antam, Bukit Asam,Adaro, Bumi, Dsb. itu dalam hal controlingnya. Sementara itu untuk dunia Elektronika. Dunia elektronika yang kita pelajari terutama Sensor merupakan salah satu yang tidak terlepaskan dari dunia Elektronika.Mulai dari Flow sensor pada pipeline system, hingga strain gauge pada areal pertambangan. yang pasti sangat luas areal kerja lulusan dari Eliners itu, tinggal bagaimana kita mempersiapkannya. Bravo Elins jayalah Indonesiaku…

Makasih buat mas “Axl” yang uda kasih masukan…

25 responses to “ELINS, What is That?

  1. UII, dan UAD tidak ada jurusan Elins Pak, STT Telkom juga gak ada, kalaupun ada itu sebagai konsentrasi atau keahlian di Jurusan Teknik Elektronika/ Teknik Elektro, adanya di STTN , itupun TEKNIK Elektronika dan Instrumentasi, bukan ILMU (MIPA).

    kerja di pertambangan itu sulit Pak, kalau sebagai instrumen engineer, anak Fisika saja bisa, tidak harus Elins, cuma harus ngalahkan saingan yang berat yaitu Teknik Fisika ITB, UGM dan ITS, terus Teknik Elektro (konsentrasi Kendali dan Elektronika) ITB, ITS, UI, UGM, UNDIP, UB dll

    Alumni elins kebanyakan di bidang instrumentasi menjadi SALES Engineer, kalaupun jadi instrumen Engineer adanya di SUb-Contractor, susah nembus ke OIL Company, ada memang satu yang saya tahu kerja di Schlumberger OIl Service Company, angkatan 2002 ceweq, tapi itu memang karena orangnya pinter (Schlumberger tidak lihat lulusan mana, tapi di test psikologi atau potensinya yang penting lulusan S1 bukan karena dia bisa instrumentasi, karna Schlumberger juga menerima biologi, Fisika, perminyakan yang nanti trainingnya disamakan, baru ditraining keahlian setelah diterima).

  2. betul, kalau ingin kerja di pertambangan, mending pindah aja ke Geofisika, geologi, pertambangan atau perminyakan.
    kalau ingin menguasai instrumentasi kontrolnya mending pindah ke TF ITB, Atau EL ITB, kalau pengin dekat UGM ya di TF atau TE UGM saja.
    dengan menyandang gelar ST, akan lebih mudah mencari kerjaan
    Kita yan dari D3 Elins lebih mudah cari kerja daripada yg S1, soalnya kita langsung bisa ekstensi di S1 TE atau TI UGM, jadi kita lulus dan cari kerja dengan ijasah TEKNIK🙂

    Salam
    Asep
    D3 eLINS, eKSTENSI TE UGM

  3. DAlam dunia kerja bukannya skill itu lebih dibutuhkan daripada title mas???Elins juga ada controll systemnya kok kang. Skill aja dimantabkan kang. Nggak usah terlalu idealis untuk menuntut title mpe pindah jurusan juga…
    tapi mang kalo d3 Ok seh bisa ambil manapun ntar s1nya. Sekarang dalam dunia kerja yang dibutuhkan kemampuan kok kang, bukan title.

    dan nasib..
    hehe…
    siebh..

  4. Saya pernah di Elins setahun tapi terus ikut Test lagi di USM ITB ke Teknik Elektro, sekarang jadi instrument Engineer di salah satu Oil Co., pernah di Schlumberger selama dua tahun di Afrika dan Venezuela.

    Kalau sudah berpengalaman kerja, ijasah dari mana sudah tidak dilihat lagi, tapi yang susahnya waktu masih fresh graduate alias baru lulus, mau masuk ke perusahaan, karena fresh graduate itu tanpa pengalaman kerja, jadi lulus dari mana masih dilihat oleh perekrut.

  5. Saya pernah di Elins setahun tapi terus ikut Test lagi di USM ITB ke Teknik Elektro, baru saja jadi instrument Engineer di salah satu Oil Co. di Indonesia

    kayaknya saya terpengaruh cerita temen kakak saya di angkatan94, mas ferry sama mas ..hhmm…suryo kalo ndak salah, mas fery (elins94) dulu pindah ke TE UGM tahun95 (ikut ujian lagi) sekarang jadi manajer di XL, mas Suryo pindah ke akuntansi UGM sekarang sudah Doktor akuntansi

    Kalau sudah berpengalaman kerja, ijasah dari mana sudah tidak dilihat lagi, tapi yang susahnya waktu masih fresh graduate alias baru lulus, mau masuk ke perusahaan, karena fresh graduate itu tanpa pengalaman kerja, jadi lulus dari mana masih dilihat oleh perekrut.

  6. sorry double yg atas dihapus saja.

    btw: kalau anda cerdas, kuliah di manapun tidak masalah, pasti sukses, kalau anda pas-pasan, itu yg bisa masalah, harus cari tempat yg aman🙂

    oya, USM ITB itu baru aja, waktu itu namanya bukan USM (Ujian Saringan Masuk)

    #sukses

  7. makasih mas atas saran dan masukannya. saya juga heran, kuliah di Elins itu aneh. Jujur saja…
    Kuliah instrumentasi 2 membahas instrumentasi medis, tapi di praktikumnya bahas PLC.

    ogh..keren juga ya dah di Oil co. insyaallah de besok saya mengikuti jejak mas. Optimis. ini sudah tahun ke3. lagi ingin mematangkan softskill ne mas…

    kalo gambaran control engineer itu dalam dunia kerja yang dibutuhkan dan yang dilakukan apa aja mas???
    maksih atas pencerahannya gan

  8. dari website alumni elins ada juga kok yg di minyak

    1. Wini Rizkining ayu, elins S1 2003, kerja di Anadril Schlumberger
    2. Mohamad Apriza Yuvidhany , D3 Elins 2003 + Extensi TE UGM2006, Anadril Schlumberger
    3. HARI WIHARSA, D3 Elins 2001, di THIESS
    4. HADI ANNAFI, D3 Elins 2000 + extensi TE UGM 2004, PT. CHEVRON
    5. BRAM ISPRIADI Y, S1 Elins 2003, PERTAMINA

    dari web itu kebanyakan yg ngisi tempat bekerja banyakan alumni D3 (D3 langsung maupun yg ekstensi dulu), karena mungkin alumni D3 lebih banyak dibutuhkan daripada S1, jadi lebih cepat terserap
    padahal dari inputnya mesthinya jauh lebih pandai-pandai S1 kan?

  9. Elins adalah makhluk luar angkasa.. ha ha ha..
    mengko bengi pengumuman pemenang lomba seo bro..
    thanks for supportnya ya..
    sorry klo belum bisa jadi juara..

    kw ra tau ketok neng ndi wae??..
    CU

  10. ok bro, so far so good.koe kui seng ra tahu ketok, aku kuliah terus dab,
    Kuliahku dapi kadang via online…howakakaka…..
    tak akehke link ke tempatmu dris…
    siap bombardir om….
    \Ok semangat ya omw
    ne aku ma fikri juga lagi berusaha untuk menjadi yang maksimal walaopun lagi taraf bolgging dan naikin trafic pengunjung doank…
    pengen beli domain juragan….

    God Bless You ya

  11. sepertinya iya…
    sukses ya.dulu saya juga ingin masuk ke d3 elins.namun ternyata waktu UM ketrima d elins s1 dengan sumbangan 0 rupiah.sehingga semua kampus yang dah menerima saya saya reject dan saya kuliah di elins d.Mengenai masa depan. lumayan menjanjikan kok, tergantung bagaimana kita mengembangkan diri tu. if u want to be better, u will be great.

  12. ntar,kalo udah lulus elins melanjutkan ke s1 nya itu ke teknik.elektro atau tek.fisika ya???

  13. di Elins UGM itu sudah ada S1nya, namun jika adek ingin masuk ke elins yang d3 dan bingung mau nerusin mana yang s1nya,mudah banget dek, bs fistek,TE di ITS ato ITB cz mulai tahun ini sudah tidak ada ekstensi s1 di UGM

  14. mau elins,teknik fisika,teknik elektro kompetensinya hampir sama,,klo di elins banyak belajar pemrograman2…..klo d tekfis tuh multidisiplin/all engineering,,,tp jg punya keungguylan d instrumentasi…elektro jg belajar instrumentasi..

  15. yup yup…saat ini dunia instrumentasi sudah diakui oleh beberapa perusahaan asing (dari dulu kali) dan biasanya salarynya paling tinggi (setau saya yang di Krakatau Steel).lulusan instrumentasi banyak berkecimpung di maintenance department.Untuk elins sendiri saya juga bingung karena didalamnya terdapat dua study yang berbeda, instrumentasi dan elektronika. namun juga bisa masuk ke network and computerize.

    satu hal mungkin masukan bagi para pengajar elins: pipa instrumentasi belum ada di kurikulum kita. padahal saya pikir itu penting, aku sinau iki ndadak neng PGN je…doakan saya…

  16. kalau mau lanjut S1 dimanapun bisa,,,anda bisa ke TF,TE atau S1 elins….semuamya juga ada konsentrasi instrumentasi dan kontrol….setahu saya,80 % lulusan TF itu bekerja sbg instrument and control engineer….perbedaannya, kalau di TF banyak mata kuliah yang terkait dengan proses industri seperti perpindahan panas,mekanika fluida,termodinamika,dll..kalau di te dan elins ilmunya fokus ke elektronik…jadi semuanya bagus..

  17. lulusan elins mantab kok mas, dulu sewaktu saya masih mahasiswa emang elins ada dibawah jurusan FISIKA..saya sendiri sekarang ada di Canada..

    kerja itu kadang tidak memandang lulusan darimana, ntah itu ST, S.Kom atau SSi..yang penting punya sesuatu yang bisa dijual ke perusahaan dan punya itikad untuk memajukan perusahaan menjadi lebih bonafit, itu yang sedang dicari dan harus mas2 tanamkan..

    di Canada, engineer adalah sebuah profesi.bukan masalah lulusan, tp dibanding dengan lulusan mipa mungkin kalo di indo mungkin naluri engineer yang udah terbentuk..

    kalau freshgrad yang mesti dipersiapkan selain IPK, english (written and oral), organisasi, and thingking problem..itu yang mesti dikembangkan…salam buat pak masiran dan pak panggih…

  18. elins sangat berprospek kedepannya. terutama di bidang industri, anak saya yang dulu dari Elins sekarang dah menjadi top level di Exxon…yang penting semangat untuk fighting itu yang perlu…
    dulu sempat ketrima di UPN tambang juga, tp milih elins s1 dan alhamdulillah sampai sekarang mengantarkan ke top level, meskipun s2 juga…semangat buat adik2 yang sedang menempuh kawah candradimuka di elins.(katanya nilainya susah2 ya?)

  19. thnks guys for your comment.btw i will give u about resum of Job description and Key Competencies of Control and Instrument Engineer.

    i think Engineer is profession.like as Mr.@Kgninan.thnks for ur comment .

    Job description

    A control and instrumentation engineer (CI engineer) is essentially responsible for designing, developing, installing, managing and/or maintaining equipment which is used to monitor and control engineering systems and processes.

    The main objective of the work of CI engineers is to ensure that these systems and processes operate effectively, efficiently and safely.

    CI engineers need a thorough understanding of the operational processes of an organisation and have a truly multidisciplinary role, working closely with colleagues across a number of functions, including operations, facilities and design.

    Key Competencies:

    Control and Instrumentation engineers (CI engineers) will develop skills in specific control disciplines such as advanced process control (APC), distributed control systems (DCS), programmable logic controllers (PLC), and supervisory control and data acquisition (SCADA). The use of these disciplines will depend on the exact nature of individual job roles. Tasks and responsibilities which are common to many CI engineer positions, however, may include:

    * designing and developing new control systems & process;
    * maintaining and modifying existing systems;
    * managing operations;
    * working collaboratively with design engineers, operation engineers, facilities and other internal function;
    * liaising with clients, suppliers, contractors and relevant authorities
    * project management within cost and time constrained environments;
    * troubleshooting and problem-solving;
    * understanding and ensuring compliance with the health and safety regulations and quality standards of the country in which work is undertaken;
    * providing advice and consultancy support;
    * purchasing equipment;
    * writing computer program (PLC/DCS);
    * developing new business proposals;
    * accepting responsibility and a level of accountability commensurate with the seniority of the position.

  20. Mr.@Kgninan ini mesti Mas Juda Martono ….yg alumni SMA 1 yogya to?…lha emang udah cerdas, dilihat dari SMA nya, makanya kuliah di manapun tidak masalah … hehe
    Mas Feri dan Mas Suryo yg gw sebutin di atas yg pindah dari elins juga alumni SMA 1 yk

    soal enginner adalah pekerjaan…hmm…kalo ndak salah Mas Juda pernah mengeluh karna waktu mendaftar asosiasi Engineer di Canada di tolak karna lulusan dari Fisika walau kerjanya sama dengan engineer, terus di suruh masuk ke Asosiasi Fisika, betul kan?

  21. beda dengan saya yg alumni SMA ececk-ecek alias tidak cerdas, jadi harus cari tempat yg aman😦

  22. hahah, yang penting aku bangga jadi anak D3 elins!!!perkara orang lain mao bilang D3 bodoh, goblok, memalukan?>.< LUWEH

Comments are closed.