Dua Malaikat


Postingan ini saya imajikan dan ketik tanpa ada maksud dan niat satu apapun. Hanya untuk bahan menertawakan diri kita sendiri. Bahan refleksi dan instropeksi diri kita sendiri.

Malaikat: Wahai Manusia, apakabar, how are you today?

Manusia: Saya lagi tidak menerima tamu, saya lagi weekend neh, sebentar lagi saya mau main Golf di merapi. Saya hanya punya waktu 5 menit sob.

Malaikat: Apakah kau menganggapku sebagai manusia?apakah malaikat?Sekali lagi, How Are you today?Pie kabarmu?

Manusia: Not Bad, kabar saya nggak begitu baik. Sudah 4 tahun lebih saya berdoa agar bertemu dengan jodoh saya, sudah 5 tahun saya berdoa agar menjadi kaya. dan hingga saat ini saya taat beribadah. Tapi mana buktinya..?atasanmu apakah mendengarku?

Malaikat: Enak saja kau mengungkit hal seperti itu pada atasan saya. Coba dulu Tuhan memberikan saya wewenang untuk menjadi khalifah di muka Bumi. Saya akan selalu beribadah dan berdzikir. Tanpa merusak, nggak seperti kau manusia. Tuhan menyuruhku menghadapmu wahai manusia yang bernafsu dan sombong.

Manusia: ah, ternyata aku dianggap remeh, aku nggak mau bertemu dengan malaikat, aku ingi bertemu dengan Tuhan. Aku ingin bertemu dengan yang selalu aku sembah.

Malaikat: Tuhan Maha Mengetahui dari yang engkau pikirkan Dodol…(Malaikat juga malaikat yang punya rasa tidak sabar).

Manusia: ada kabar apa dari doaku?apakah Tuhan mengabulkan doaku?

Malaikat: kau terlalu kikir sob, kau belum zakat.maka dari itu Tuhan belum mengabulkan doamu. LAgi pula kau 3 tahun yang lalu menolak untuk dimintai sumbangan masjid dan anak panti. PAdahal waktu itu kau punya keuntungan dari perusahaanmu sebesar 4 Trilyun. Jika waktu itu kau tidak menolak, Tuhan langsung mengabulkan permintaanmu. 3 Bulan yang lalu kau menolak untuk mendanai Lembaga penyandang cacat, padahal Tuhan saat itu hampir mengabulkan semua doamu.

Manusia: (terdiam sejenak) ah aku sedang sibuk bro, dimana ya Mizunoku

Malaikat: Itu belakang Almari. dasar manusia makhluk ceroboh. Jika saja kau menyisihkan uang sebanyak harga Stik golf tu. Tuhan pasti akan mengabulkan permintaanmu dari kemaren-kemaren.

Manusia: Shut up..youre time is Over..im busy, im busy as a bee..

Malaikat: aku juga tahu kalian sibuk. Kalian makhluk terbatas.

Manusia: Lantas, seandainya kalian (read: Tuhan & Malaikat) tahu kalo manusia sibuk, kenapa nggak nambah waktu menjadi 100 jam perhari? 24 jam ini sangat sempit.

Malaikat: Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu. Jika ingin ditambah menjadi 100 jam. apa kamu mau mati diumur 30 tahun? Kematian itu sudah ada batasan umur Bro..Apakah kamu ingin tahu arti umur?Umur diberikan oleh Rabbku padamu agar kamu bisa bermawas diri, berinstropeksi, serta merencanakan kembali agar semua berjalan lebih matang dan lantang.Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.

Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

Manusia: Bagaimana saya bisa termotifasi??

Malaikat: Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang harus kamu syukuri, jangan hitung apa yang tidak kamu peroleh. Apakah kamu tahu, bagaimana guyonan para malaikat??

Manusia: Memang apa??

Malaikat: Jika menderita, manusia bertanya “Mengapa harus aku?Jika mereka bahagia, tidak Ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”
Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu.
Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

Manusia: Malaikat, lantas bagaimana saya mendapatkan hidup yang terbaik??

Malaikat: Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.Peganglah saat ini dengan keyakinan.Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

Manusia: Sebentar ada orang SMS, ah ternyata yang ikood Golf ada Aura Kasih.Saya harus buru-buru kesana.

Malaikat: sebentar manusia, kau jangan terburu-buru.Lalu lintas di Jalan Kaliurang rawan Kecelakaan!!!Coba Dengarkan aku!!!aku sebenarnya kemari membawa kabar gembira kawan..

Manusia: Tak usah. aku sudah cukup gembira melihat aura Kasih euy..

Benar ternyata di Jalan Kaliurang sangat sibuk sekali. Mulaidari acara pernikahan pejabat teras, hingga bhakti sosial. Dengan kendaraan Lamborgini si Manusia tadi melesat dengan kecepatan 90-120 km/h dan sering melanggar marka jalan. Akhirnya ada truk didepannya dan ditabrak…

Tiba2 dengan suara terengah-engah dan terputus-putus.

Manusia: Loh ini siapa lagi?

Malaikat: aku malaikat.

Manusia: Loh, kapan kau operasi kulit, kau tak tampak seperti malaikat yang tadi menemuiku. Ah kenapa hidupku rumit sekali ya malaikat. Aku ingin hidup damai.

Malaikat: Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja.
Analisalah yang membuatnya jadi rumit. Dan berhentilah memikirkan serta memecahkan masalah.

Manusia:Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

Malaikat: Karena kau makhluk yang tak pernah puas diri. Selalu menganalisa, dan kau merasa kebahagiaan setara dengan kepuasan. Penuh kekhawatiran sehingga bersikap perfectionis. Hari ini adalah Hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

Manusia: Tapi bagaimana mungkin Kita tidak khawatir jika Ada begitu banyak ketidakpastian.

Malaikat :Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan. Dan nafsu itu adalah segalanya bagimu.

Manusia: Lantas bagimana aku terhindar dan bisa hidup damai, tanpa memiliki nafsu, dan bisa bahagia?

Malaikat: Itulah tujuanku kesini. Mengabulkan permintaanmu. Terhindar dari nafsu. Namun jika ingin bahagia. your time is over. Aku kesini untuk mencabut Rohmu. Semoga kau terhindar dari nafsu dan mendapatkan kebahagiaan sesuai dengan karmamu.

Akhirnya manusia bersimbah darah dan mati. Ruhnya entaah kemana pergi, jasad ragawi masih berdiri hangat, walaupun sebentar lagi akan dingin dan pucat. Sementara di Merapi Golf, ada teman2, manusia2 yang masih bisa tertawa bersama bintang muda. Dan diseberang jalan dimana Lamborgini itu naas. Terdapat anak yatim yang masih mencari sumbangan dan donasi untuk hidup beberapa hari.

2 responses to “Dua Malaikat

  1. Terimakasih Ya Allah.. Atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan padaku.. Dan ampunilah semua dosaku…

    amin…

  2. hmmm…mari kita saling berbenah diri kang..menuju sebuah masa depan yang sesuai dengan rencana kita…semangat…

    ada makna filosofis dari sejarah Mapatih Gadjah MAda
    “saya tidak akan makan Buah Pala sebelum nusantara disatukan”
    sebuah tekad yang kuat dan bulat….

    Weh ayo nganake UGM Blog Competition kang
    hihihi…
    tapi tetep. yang blognya menduduki Pagerank paling tinggi dia yang menjadi panutan..

Comments are closed.