Prabowo, Juragan dari Nusantara


Mungkin jdul postingan ini terlalu mengada-ada jika saya posting tahun 1998 karena saat itu beliau masih menjabat sebagai Danjen Kopasus. Selepas orde baru dan munculnya reformasi, beliau mundur sejenak untuk memulai berbisnis mengikuti jejak adiknya. Anak dari Begawan ekonomi semasa era Soekarno ini memang mempunyai bakat berbisnis, sebagaimana begawan Soemitro itu sendiri. tercatat 65% kekayaan beliau berasal dari aset2 perusahaan yang bonafit. Beliau lahir sikitar 17 Oktober 1951 di jakarta dan menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi si Mega. awalnya sempat dari Mega dan prabowo masing-masing ingin menjadi Capres.Entah ini benar atau salah, menurut saya Pak Prabowo jika ingin mengusnung isu ekonomi kerakyatan SALAH BESAR jika dia berada dibawah Mega, kenapa?karena terbukti Bu Mega telah menjual aset BUMN yang sanagt berharga pada pihak swasta. Apakah itu sebuah bukti yang membuktikan bahwa dia menganut ekonomi kerakyatan?OK lah jika itu dikelola secara swasta dan menjadi milik negara, namun jika di liberalisasikan ini terbilang sangat naif.

Terlepas dari siapa dan kenapa bersama Mega, mari kita ulas lebih dalam sesosok Prabowo.Kemunculan beliau sebenarnya sudah sejak pemilu 2004 saat dia masih menjadi anggota Golkar. Hal ini dikarenakan saat itu masih terbawa dengan tradisi lama bahwa ABRI mempunyai hak sebagai elemen yang berDwifungsi saat Orba. Fungsi Hankamrata (Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta) dan fungsi Politik. Dia menjadi kandidat yang dicalonkan pada bursa internal Golkar walaupun nantinya mesti kalah dengan rekan sejawatnya Wiranto. Mulai darisitulah dia mulai berpikir keras untuk mencari dan mengoptimalkan organisasi untuk dijadikan kendaraan politik sebagaimana fenomena2 yang terjadi sejak pemilu tahun 60an. Pada Desember 2004 dia terpilih sebagai ketua HKTI mengalahkan Setiawan Djodi dan Jafar Hafsyah.Muali dari sinilah Prabowo melangkah dari sumber yang saya dapatkan selain dia sebagai ketua HKTI juga sebgai ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia. hebat tenan iki pak prabowo manufernya.

Menjelang pemilu 2009 prabowo muntah2an mengadakan rerun iklan di berbagai media, dia sepertinya paham betul metode yang diterapkan oleh bangsa Amerika, menguasai massa lewat media massa. dan saat ini yang mejadi lifestyle adalah media elektronik dan televisi. Gila2an iklannya. tapi nggak ada iklan sabun ya..hahahahaha (kidding)

Pada Pilpres 2009 ini, Prabowo ialah cawapres terkaya, dengan total asset sebesar Rp 1,7 Triliun, termasuk 84 ekor kuda istimewa yang sebagian harganya mencapai 3 Milyar per ekor serta sejumlah mobil mewah seperti BMW 750Li dan Mercedes Benz E300. Kekayaannya ini besarnya berlipat 160 kali dari kekayaan yang dia laporkan 6 tahun lalu, tahun 2003. Kala itu ia hanya melaporkan kekayaan sebesar 10,153 Milyar.Gila…darimana kekayaan pak Prabowo ya?yang pasti dia mempunyai bisnis yang cukup mewah, mulai dari Pertambangan hingga komoditas ekspor kelapa sawit. Selain itu juga mempunyai beberapa saham di LN yang terus bertambah.Edan…

Sehari yang lalu saya mendapatkan beberapa komentar di Facebook terkait isu yang diusung oleh pasangan Mega-Prabowo.Ekonomi kerakyatan. Ekonomi yang memihak pada rakyat. Bukan kapitalis. Bukan pada para bankir.

Soekarno pada tahun 1963 bilang “DARI SABANG SAMPAI MERAUKE bukan sekedar rangkaian 4 kata, bukan sekedar ilmu bumi, DARI SABANG SAMPAI MERAUKE adalah kesatuan ideological entety, Geograpical entety, Economical entety…”

Dari situlah saya mulai berpendapat, ekonomi kerakyatan itu memang perlu. Namun harus dibarengi dengan kesatuan dan iktikad baik bagi seluruh bangsa di Indonesia. artinya bukti sekedar butuh omongan dan janji, namun bukti. memang Prabowo telah menyumbang 8M untuk sebuah gedung untuk atifitas sekolah, memang dia memperkerjakan masyarakat sekitar rumahnya (red : Villa) namun apakah hanya sukup sampai disitu tataran masyarakat indonesia?apakah masyarakat dari Indonesia bisa diwakilkan oleh segelintir orang?dalam hal perekonomian sebuah negara, sangat penting jika kita mulai menilik Ekonomi Makro, agar semua aspek terpenuhi, termasuk ketahanan dan stabilitas nasional. pepatah barat mengatakan “NO FREE LUNCH” jadi jika anda diajak makan siang, maka anda harus siap2 dengan 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama adalah anda mengajak dia makan siang bersama dilain waktu, atau spekulasi yang lain yaitu anda diajak bekerjasama agar saling menguntungkan. Sistem yang akan mengatur hubungan trading global harus merakyat, artinya sesuai dengan aspirasi rakyat, kalau rakyat ingin A, maka negara A. Kenyataan seperti itu mungkin sangat susah dipenuhi, mengingat banyak hal yang mempengaruhinya.Salah satunya peran militerisme. Prabowo sebagai sosok mantan Pangkostrad Kopassus tergolong kurang bersih. Bersama Muchdi PR (Terkait Munir) dia terlibat dalam penculikan para aktifis 97-98. Namun memang, saat itu masalh ketahanan sedang komplek sekali sehingga butuh adanya ketegasan dari seorang pimpinan.

Selain itu juga sepertinya sangat sulit terwujud jika Prabowo sebagai cawapres dan Mega sebagai Capres?kenapa?kasus paling konyol dan ini tak pernah saya percaya adalah kasus Indosat yang diliberalisasikan saat Mega memimpin sebagai Presiden.Bisa2 nanti kalau Mega jadi Presiden pertamina dijual ke Petronas. Hah….lemes….

SAY NO MEGA,HIDUP PRABOWO

4 responses to “Prabowo, Juragan dari Nusantara

  1. kamu tenyang ajaaa, kalo mega jadi presiden, bakalan di coup de’tat!

    “secara halus”, gw yakin prabowo yang ntar nyelesein dan megang pemerintahan… biarpun presidenya si ibu-ibu ituh😀

    prabowo ama sby sama-sama serdadu… taunya aturan maenya, kayanya mega bakal ditampar 2 kali deh wkakakakka (yang pertama kali dah jelas sama sapa kan?)😀

    jgn lupa comment pny gw dunkz >,<

Comments are closed.