seorang YAHUDI…


Kemaren sabtu (dalam penanggalan ibrani, sabat merupakan hari suci, but whatever..) saya ma pacar saya ya sedikit refresing lah keliling kota Jogja. dan mulai pada titik kebingungan, ini mau kemana ini sayang?

bisa dibilang saya dan dia punya latar belakang beda, kalau diluar negeri saya tipe2 orang yang tinggal di Bronx, sebuah city community yang penuh dengan kriminalitas, sementara kalo pacarku tipe orang yang luruuuus dan polos, ibaratnya orang yang hidup di Ubud Bali, sebuah Village yang ada di Bali Island Indonesia yang mempunyai kebudayaan masyarakat kuat dan masyarakatnya masih polos, polosnya puwollll…

akhirnya dicapai sebuah kesepatan untuk muter-muter kota Jogja, dan ke Amabarukmo Plaza.dan mampir sebentar ke Gramedia (mencari bacaan gratis). dari rencana cuma beberapa jam bisa sampai 2 jam ternyata. Disana saya menemukan buku sampul hitam dideretan best seller, judulnya kalau nggak salah “Beckham Juga Seorang Yahudi” dengan design cover gambar David Beckham lengkap dengan tato di tangannya mirip dengan tattonya si Elo. saya juga ngak tau kenapa kalo ma hal yang menyangkut Zionisme, Holocaust, konspirasi agama, dsb secara ngak langsung saya menjadi tertarik, semacam ada taste yang membuat ketagihan.(emang cimeng??)

Dibuku itu terdapat semacam biografi singkat beberapa tokoh yang menjadi aktor sejarah peradaban manusia (bahasane sok weleh duleh) mulai dari Josep Pulitzer sang penggagas The Pulitzer Prizes (Jurnalisme Award,CMIIW), karl Landsteiner sang penggagas penggolongan darah, Mark Zukerberg (Facebo*k Owner), Albert Einstein sang ilmuwan fisika inti, Michael Dell (Founder Dell Corp) hingga David Bechkam si artis sepakbola.

kalau dilihat dari usaha bagaimana proses mereka sukses, mereka semua bukan orang yang spesial, bahkan ada diantara mereka mempunyai keterbatasan fisik seperti halnya si Josep Pulitzer ini, bahkan si Albert Einstein pernah di DO dari sekolah dasarnya. Namun terlepas dari apakah mereka benar-benar diberikan anugerahi oleh Tuhan berupa brillian brain mereka tetap manusia biasa, seperti kita, mempunyai darah merah, makan makanan mengandung air dan karbohidrat, punya perasaan senang dan sedih, dan bisa jatuh cinta (ntah kalau sesama jenis saya tidak tahu, kalau sesama jenis mungkin ini bisa menekan laju pertumbuhan para Jewish).

Para manusia sukses yang kebanyakan menjadi orang sukses dan mempunyai pengaruh di dunia itu mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh bangsa lain, mereka mempunyai semacam semangat tinggi, mungkin ini alasan kenapa orang Jerman saat itu membenci mereka selain mereka juga saat itu kaya dan anti sosial. Dalam kehidupan seorang Yahudi, terdapat paham namanya Judaism (menganggap kalo yahudilah bangsa yang paling OK, cakep, dan sempurna, sebagaimana diceritakan dalam kitab mereka Taroh dan kitab saya juga alQuran). Itulah yang membuat mereka lebih convidence dan selalu ingin menunjukan bahwa mereka yang terbaik. Secara psikologi mungkin itulah doktrin yang dijadikan motivasi oleh bangsa Yahudi, seperti halnya metode opini yang dilakukan oleh Hitler untuk mewujudkan sebuah fakta, “setiap opini yang salah atau benar, jika dilakukan dan didengung-dengungkan secara berulang-ulang maka akan berubah menjadi fakta yang menakutkan”

Terlepas dari aspek psikologi tadi, barusan saya chating. Lagi-lagi dengan pacar saya, memang pacar saya yang satu ini ada dimana-mana. Munculnya tiba-tiba, mungkin saja dia sedang senyam senyum sendiri sambil mengamati saya via satelite Remote dengan mengcapture IP saya saat ini (omong opo iku cah).. dia bilang “PINTER ITU GENETIK” setelah melewati renungan yang mendalam dan juga semedi 7 hari 7 malam dengan bekal kembang 7 rupa 7 warna akhirnya saya mendapatkan semacam fakta yang sangat mencengangkan.

Dadi ngene cah, ternyata kalau yahudi itu pada awalnya mereka kalau nikah juga membatasi diri, mereka memilih untuk menikah dengan manusia yang istilahnya mempunyai kwalitas tinggi, ntah itu otaknya, rupanya, hartanya mungkin, sehingga orang barat mengecap mereka sebagai manusia anti sosial. yang pasti setau saya hingga saat ini, mereka merupakan kelompok yang taat beragama. Beberapa artikel menguatkan saya tentang opini ini, lha emang orang orang Israel itu cantek cantek kok (sorry hun, im sassy and bitchy for it), mulai dari biarawati hingga tentaranya (di israel tentara wanita terkena undang-undang wajib militer dan ini merupakan strategi Israel melawan Hamas dan Fattah yang tidak berkenan membunuh wanita dan anak2).

Selain itu mereka termasuk bangsa yang tak pernah meninggalkan tradisi nenek moyang, lhoh kok iso??ternyata para ibu yang sedang mengandung bayi, suka mengkonsumsi Susu, kacang badam (mboh iki kacang opo), Kurma, minyak ikan, dan ikan tanpa kepala, lebih baik lagi ikan jenis Salmon (weleh…mahal juga biaya hidup ibu Hamil ya, wong iwak salmon neng makro ae iso 300ewu je). Seorang ibu dari bangsa Yahudi selain melakukan budaya seperti itu juga ketika dia masih mengandung mereka banyak belajar matematika, harapannya adalah dengan melakukan latihan matematika maka si bayi juga ikut latihan..(wah ibuku mbiyen seneng nggosip karo dongeng kali ya, aku iso bodo men neng kalkulus…hehehe)….mungkin itu yang membuat keturunan bangsa Yahudi itu pinter kali ya.

beberapa hal yang mungkin juga sangat membuat kita terbengong-bengong adalah.

  • Merokok bagi bangsa Yahudi dianggap tabu, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh).
  • Banyak para anak kecil ataupun ibu hamil suka mendengarkan musik instrumen, seperti musik Balawan, Kenny G, Mozart (si Einstein juga suka dengan hal ini) dsb karena secara ilmiah hal ini akan merangsang si Otak untuk berkembang dan IQ bertambah, dari hal ini didapatkan kalau kebanyakan anak-anak Yahudi menguasai 3 bahasa, Ibrani, Arab, dan Inggris (aku lebih OK berarti, inggris, jawa, Indonesia, ngapak, bahasa burung juga)
  • Budaya menembak dan memanah menjadi budaya yang ada di kalangan bangsa Yahudi, karena kita tahu dua hal ini sangat dibutuhkan dalam kondisi survive dialam bebas dan Nabi saya juga menasehati untuk belajar memanah, berenang, dan berkuda juga.Secara, memanah akan melatih manusia untuk fokus, berenang akan melatih manusia hidup di dua alam (mirip Deni si Manusia Ikan) dan berkuda akan melatih keseimbangan kita.
  • Mereka kalau makan buah berada di awal, jadi kalau makan buah lebih dulu daripada makan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Hal ini mereka yakini karena ketika makan makanan yang mengandung karbohidrat dulu baru buah akan membuat mereka mudah terkantuk-kantuk…hehehe

YAh dari beberapa fakta diatas,saya menyimpulkan bahwasanya melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah KEHARUSAN. Tentunya hal ini bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi. Mungkin…

2 responses to “seorang YAHUDI…

  1. lihay jg tuch jewish,
    ada cara bersenggama yg d anjurkan g?
    ato bab?
    kali aza.

Comments are closed.