Nikmat Tuhan


nikmat Tuhanmu manalagi yang kamu dustakan

ini adalah kutipan ayat yang diterjemahkan dari kitab saya. Beberapa menit yang lalu, alhamdulillah saya selesai untuk makan malam dengan ketiga adik saya yang kebetulan mereka menjalankan puasa untuk hari ini (alhamdulillah) dan setelah itu saya kembali kerutinitas saya, menyimak beberapa forum online (kaskus) yang membahas tentang dunia perminyakan. Saya termasuk orang yang beruntung, dibalik beberapa kekurangan saya, saya masih bisa menikmati hidup ini dengan tenang, hidup sesusah apapun kalau bersyukur pasti akan terasa nikmat. Dan di forum saya menemukan kata-kata yang saya cuplik dari Alquran itu tadi. Kata-kata itu sempat membuat dada saya terasa panas, dan perlahan-lahan menghangat dan mampu menghangatkan sekujur tubuh saya. Kalimat tersebut dilontarkan oleh sesepuh subforum si pak Nogososro ketika beliau memaparkan alasan kenapa beliau yang notabene sudah pensiun, sudah mapan, masih saja mau berbagi ilmu dan memberikan ilmu secara free di forum ini.

dari beliau saya mampu memahami, betapa besar karunia Tuhan ini untuk manusianya, hingga manusia pasti tidak mampu untuk menghitungnya. Tapi kenapa masih banyak orang yang melakukan dusta?Wallahualam.

Akhir-akhir ini memang waktu yang sangat sulit bagi saya (Hiperbolissssss deh, plis deh..) mengingat selain kuliah juga mengurus beberapa persyuratan administrasi untuk melakukan penelitian di Batan. sebuah lembaga atom nasional milik republik Indonesia. kalau dibilang sulit juga tidak, hanya saja persyaratannya agak lumayan memakan waktu, mungkin butuh 1 bulan untuk mengurus surat. Mulai dari surat pengajuan diri, hingga uji proteksi. Alasan kenapa saya memilih lembaga ini sebagai tempat saya untuk melakukan penelitian adalah, di lembaga ini semua peralatan di kenadilakan secaara otomatis dengan menggunakan PLC. Sebuah device automation yang bekerja di tegangan tinggi dan menggunakan ladder (logic table) sebagai logic programmingnya. Dan akhirnya kemaren lusa saya sudah melaksanakan ujian proteksi, semacam ujian mengenai pengetahuan kita tentang proteksi radiasi, mulai dari pengenalan alat proteksi hingga undang-undang proteksi radiasi itu sendiri mengingat namanya zat radioaktif kalau terkontaminasi efeknya akan sangat menakutkan, semacam bencana Chyrnobil mungkin.

Tidak terasa memang ini tahun terakhir saya sebagai mahasiswa ELINS UGM, banyak perkembangan terjadi selama hampir 4 tahun saya kuliah disini, mulai pergantian rektor hingga pergantian status jurusan saya, dari Jurusan Fisika Subjur ELins menjadi Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika Subjur Elins. Jujur, ketika lulus dari SMA saya samasekali tidak mengira akan kuliah di UGM, mungkin saya lebih comfort jika saya kuliah di pertambangan atau perminyakan UPN namun Tuhan berkata lain dan saya harus bersyukur serta menjalaninya, 4 tahun bukan waktu yang pendek bagi saya. Pernah merasakan IP 2,2 juga. Namun dalam prinsip hidup saya,

Tidak ada pilihan yang salah, tapi yang ada adalah salah dalam menjalaninya

Oleh karena itu, di akhir saya kuliah ini saya mengingankan akhir yang indah dengan bekerja keras, belajar lebih giat lagi, dan mengasah kemampuan saya. Saya fikir, saya tidak expert dibidang elektronika, namun saya mempunyai minat dibidang seperti explorasi energi. dan mungkin itu yang ingin saya gali. saya tipe orang yang lebih suka keluar keringat dan kerja biar otot semakin gedhe…hehehehe…

Apapun itu, semua harus dijalani dengan sebaik mungkin, karena tanpa ada usaha, tanpa ada kemauan, Tuhan tidak mungkin mngubah nasib kita menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang memenangkan kehidupan dunia akhirat.Amen