deathline 2010


disadari atau tidak, tubuh saya, rambut saya, usia saya, hampir semuanya termakan oleh waktu. waktu memang besaran yang sulit dipecahkan. Einsteinpun tak mampu, apalagi jemari-jemari yang sedang mengetikan huruf per huruf ini. Jantung saya berdetak, seiring dentuman lonceng jam dinding dikamar sebelah. Sudah berumur puluhan tahun jam dinding itu tetap berdiri tegak, ketika digoncang Gempa dahsyat sekalipun. Seakan-akan ingin mematenkan bahwa dia bisa menjadi saksi bisu atas segalanya, merekam semua kejadian di setiap goyangan bandul tuanya.

Rasanya saya harus berusaha keras agar kerjaan terakhir saya di perkulaihan ini terselesaikan. Susah membayangkan menjadi seorang kuli yang kerjaannya di sebuha laboratorium semi mekanik, semi otomatis. Didukung suasana yang menggambarkan abad 20an di Rusia. AC tak ada apalagi wanita.Heheehehe

Semoga tahun 2010 ini dapat kita lalui dengan sempurna, semoga kita bisa mengendalikan waktu secara sempurna. Menyelesaikan setiap kegelisahan. Biarkan waktu merekam kegiatan kita sebagai seorang yang mampu bekerja keras,dan memberi berbagai kemanfaatan.Mari kita selesaikan setiap masalah dan beban di 2010 ini.