Kehendak Tuhan


KEHENDAK TUHAN tidak bisa dilawan.
Lebih dari 12 jam saya memejamkan mata saya untuk sedikit take a rest di kasur yang sudah ingin diganti. Tapi apa daya si empunya belum mampu membelikan kapuk untuk renovasi si kasur.

berserah diri ketika mendapatkan masalah

Judul saya sebenarnya sebagai ungkapan cerita saya kemaren sore, Jumat sore sebenarnya harus menjadi waktu yang paling membahagiakan bagi setiap karyawan yang akan melakoni weekend. Tetapi itu tidak berlaku buat saya, saya sendiri statusnya bukan seorang karyawan, hanya mahasiswa yang numpang bekerja,itupun tidak digaji. Saya tidak menyesali akan hal itu. justru sangat bersyukur saya bisa menjalani hidup ini. Tuhan mungkin sedang menyiapkan rencananya buat saya untuk menjadi insan yang lebih baik.

Sudah enam bulan lebih rasanya saya mengikuti proses pembuatan Furnace, awalnya furnace ini akan digunakan untuk proses produksi pemurnian sebuah senyawa. Saya diberikan tanggung jawab untuk proses kendali suhunya, maklum suhu dar furnace ini beroperasi di suhu tinggi. sekitar 1000 derajat celcius. Hampir bisa melelehkan marmer tempat saya berpijak saat ini. Judul skripsi terkait proyek ini sudah saya persiapkan jauh-jauh hari, hingga bab 5 hampir saya terselesaikan. Memang tidak mudah mencari sumber pustaka akan proses ini, terlebih ini proses yang akan dilibatkan pada sebuah instansi riset plat merah.

Namun beberapa kali kontruksi dari furnace ini mengalami kendala, mulia dari lilitan burner yang rusak hingga power regulator dari sistem ini yang terkendala. Hingga akhirnya kemaren sore ketika saya melakukan pengambilan data, si pimpro dari proyek ini melakukan semacam inspeksi. Saya termasuk orang yang tak acuh dan memiliki penyakit yang sukar merasa grogi, karena lebih sering nekat dan ambil resiko. hehehehe..saya pun biasa saja. Singkat cerita, si pimpro merasa kecewa karena proyeknya ngadat dan tidak terselesaikan pada waktunya, terancam jadi barang rongsok juga sebenarnya. karena ini sudah akhir tahun. Sudah menjadi adat istiadat, kalau awal tahun setiap pegawai disini melakukan pengajuan judul penelitian untuk kegiatan mereka selama satu tahun. Dan ketika saya bertanya tanya mengenai proyek ini, si Ibu pimpro ini memberikan penjelasan bahwa proyek ini adalah untuk proses kalsinasi. bukan hanya untuk Zr (Zirconium) tapi juga banyak unsur,

YA TUHAN MUNGKIN INI RENCANAMU UNTUK SAYA AGAR SAYA MAKIN BISA MENSYUKURI NIKMATMU.

perbedaan dari penjelasan dari ibu dan apa yang telah saya kerjakan adalah pada kalimat “kalsinasi” sementara saya “proses produksi Zirkonium” ditambah dengan furnace yang kemungkinan akan dibongkar lagi karena elemen pemanas yang terbuat dari nikelin ada yang terputus. Subhanallah, saya mencoba berpikir keras untuk menyelesaikan permasalahan saya, memang egois, tapi mau tak mau saya harus mengejar Februari jika tidak mau membayar lagi untuk semester depan. Uang saya sdah habis..heehhee…Finally saya memilih untuk mencari solusi dengan memanfaatkan element panas dengan ukuran yang kecil yang nantinya akan menjadi prototype dari sistem furnace ini. Tanpa menghilangkan esensi bagian saya pada proyek ini yaitu kontrol suhu pada plan furnace. Semoga Tuhan menyertai saya dan saya termasuk orang yang selalu bersyukur padaNya. Hanya padaNya saya berikan keluhan saya. dan semoga Tuhan mengijinkan saya untuk meninggalkan kampus yang telah membesarkan nama saya, memberikan saya banyak ilmu, dan menjadikan saya seperti ini di bulan Februari.

2 responses to “Kehendak Tuhan

  1. waduh saya kliyengan baca postingan ini๐Ÿ˜
    furnace? kayaknya kenal
    *garuk2 kepala*๐Ÿ˜†

    semoga lancar yaa semuanya..๐Ÿ˜‰

  2. yaiyalah chil, lw kan emang insinyur bidang proseskek gini.hahahaha..
    i hope so far so good.makasih commentnya mbak chil…
    *jantung debar2 karena mengejar februari

Comments are closed.