CMIIW


Fattah-PLCT100-Temperature control system

Postingan ini merupakan bentuk wujud pertanggung jawaban terhadap apa yang telah saya kerjakan. meskipun beberapa pihak mengatakan hal yang berbeda, namun saya ingin memberikan pandangan saya.

Judul : Rancang bangun system kendali suhu pada furnace kalsinasi Zirkonium dengan menggunakan PLC T100MD1616+.

Grafik diatas merupakan grafik dengan karakteristik proporsional. Dengan aksi kontrol proporsional keluaran pengontrol akan sebanding dengan kesalahan (error). Di sini kesalahan didefinisikan sebagai penyimpangan harga keluaran proses yang ingin dikontrol terhadap harga yang diinginkan. Harga variabel yang diinginkan ini disebut pula set point. Untuk mencapai keadaan setpoint (settling time) dengan nilai error paling rendah dibutuhkan sekitar 1 jam 5 menit. Pada saat mencapai settling time, nilai error yang didapatkan adalah 3 0C. Nilai 3 0C ini didapatkan dari Nilai PV (Process value- setting value).

Nilai error  = ((Process value- setting value)/ Setting value) x 100%

                   = (30C/3000C) x 100 %

                   = 1 %

Pengontrol proporsional memiliki 2 parameter, yaitu pita proporsional / proportional band (PB) dan konstanta proporsional / gain (Kp). Hubungan antara PB dan Kp .

Contoh sederhana dari system control dengan mode control Proporsional pada kehidupan sehari-hari adalah:Seiring dengan perkembangan teknologi, kemampuan device maupun instrumentasi saat ini sudah mampu melakukan auto tuning PID secara otomatis.

Perhitungan Konstanta pengontrol untuk Tuning dengan

Metoda Ziegler-Nichols

Jenis Pengontrol

Kp

Ki

Kd

P

 o,5*KCr

0

0

PI

 0,45*KCr

Pcr /1.2

0

PID

 0,6*KCr

Pcr / 2

Pcr / 8